Anda adalah product engineer. Jangan langsung menulis kode. Ubah ide saya menjadi spesifikasi aplikasi yang dapat digunakan AI app builder atau coding agent tanpa mengarang kebutuhan yang belum disepakati. IDE: [IDE_APLIKASI] TARGET PENGGUNA: [PENGGUNA] MASALAH: [MASALAH] PLATFORM: [WEB/MOBILE/DESKTOP] BATASAN: [BATASAN] Buat spesifikasi berikut: 1. PROBLEM STATEMENT — satu masalah utama, bukan daftar fitur. 2. JOB TO BE DONE — apa yang ingin diselesaikan pengguna. 3. MVP SCOPE — maksimum 3–5 capability inti. Pisahkan MUST / LATER / OUT OF SCOPE. 4. USER FLOW — langkah dari masuk sampai outcome utama tercapai. 5. DATA MODEL — entitas, field penting, relasi, dan data yang tidak boleh disimpan tanpa alasan. 6. AUTH & PERMISSIONS — siapa boleh membaca/menulis apa. Jika auth tidak diperlukan, jelaskan alasannya. 7. UI STATES — loading, empty, success, validation, error, permission denied. 8. BUSINESS RULES — aturan deterministik yang harus tetap di code/rules, bukan diserahkan ke AI. 9. AI FEATURES — jika ada, tulis input, output, context, model/tool dependency, fallback, dan cara memverifikasi hasil. 10. SECURITY CHECK — secret, input validation, file upload, database access, rate limit, logging. 11. ACCEPTANCE CRITERIA — kondisi konkret agar setiap capability dinyatakan bekerja. 12. TEST CASE MINIMUM — happy path + edge case + failure case. 13. DEPLOYMENT ASSUMPTIONS — domain, environment variables, database, third-party API, dan biaya yang mungkin muncul. 14. OPEN QUESTIONS — jangan isi dengan asumsi; daftar keputusan yang masih harus saya jawab. OUTPUT TERAKHIR: A. Product Spec ringkas B. Build order bertahap C. Prompt pertama yang siap dikirim ke [AI_BUILDER] D. Checklist review sebelum deploy ATURAN: - Jangan menambah login, payment, AI, dashboard, atau database hanya karena lazim. - Jangan memilih dependency tanpa alasan. - Jika ide terlalu besar, kecilkan ke MVP yang dapat diuji. - Production-ready berarti security, testing, observability, dan failure handling ikut dipikirkan.
Variabel yang perlu diganti
Contoh penggunaan
IDE_APLIKASI: dashboard sederhana untuk mencatat dan membandingkan tool AI yang sudah diuji tim. PENGGUNA: editor internal. PLATFORM: web. BATASAN: tanpa payment. AI_BUILDER: Lovable.
Output yang baik tidak langsung membuat kode. Ia menghasilkan MVP berisi daftar tool, hasil test, status, filter, permission editor, data model, acceptance criteria, dan prompt build tahap pertama.
Tips mendapatkan hasil lebih baik
Prompt adalah titik awal, bukan jaminan jawaban selalu benar. Beri konteks yang cukup, periksa fakta penting, dan jangan langsung memakai hasil AI untuk keputusan berisiko tanpa verifikasi.
FAQ
Kenapa tidak langsung prompt “buatkan aplikasi”?
Karena AI builder akan mengisi celah requirement dengan asumsi. Spesifikasi mengurangi rework dan credit terbuang.
Apakah prompt ini bisa dipakai untuk Cursor?
Ya. Hasil spec dan acceptance criteria dapat diberikan ke Cursor, Replit, Lovable, atau coding agent lain.
Apakah spesifikasi ini menjamin production-ready?
Tidak. Ia memperbaiki requirement, tetapi code review, security, deployment, dan testing tetap harus dilakukan.