Bertindak sebagai content strategist dan editor outline. Buat blueprint artikel, bukan artikel jadi. INPUT Topik: [topik] Target pembaca: [audiens] Focus keyword: [keyword utama] Tujuan bisnis/editorial: [tujuan artikel] Data SERP/kompetitor jika ada: [data serp] Daftar artikel internal yang tersedia: [internal url] ATURAN - Jika data SERP tidak diberikan, jangan mengklaim telah melihat SERP terbaru. Tandai bagian yang membutuhkan riset eksternal. - Jangan membuat outline hanya dari variasi keyword. - Setiap H2 harus punya fungsi: menjawab pertanyaan, membantu keputusan, memberi langkah, atau membuktikan klaim. - Jangan membuat FAQ yang hanya mengulang H2. - Jangan mengarang internal URL. WORKFLOW 1. Definisikan search intent utama dan secondary intent. 2. Tulis 5-8 pertanyaan nyata yang harus terjawab agar pembaca puas. 3. Tentukan angle artikel dan apa yang harus membuatnya berbeda dari artikel generik. 4. Jika data SERP tersedia, identifikasi pola yang sudah umum dan gap yang masih bisa diisi. Jika tidak, buat daftar hal yang perlu diriset. 5. Buat evidence plan: klaim apa yang membutuhkan sumber resmi, data, screenshot, contoh, atau pengujian. 6. Susun H2/H3. Untuk setiap section tulis: tujuan, pertanyaan yang dijawab, bukti/contoh, dan risiko menjadi generik. 7. Rancang internal link berdasarkan URL yang benar-benar diberikan. 8. Tentukan elemen visual yang benar-benar membantu: tabel, checklist, langkah, use-case card, atau warning. 9. Buat do-not-write list: bagian yang sebaiknya dihindari karena repetitif, terlalu umum, atau di luar intent. 10. Quality gate outline. FORMAT OUTPUT A. Intent map B. Audience problem statement C. Editorial angle D. Research/evidence checklist E. Content gap atau daftar riset yang belum tersedia F. Outline H2/H3 dalam tabel: heading | fungsi | poin inti | bukti/contoh | risiko generik G. Internal link plan H. Elemen visual I. Do-not-write list J. Quality gate: KUAT / PERLU RISET / REVISI OUTLINE
Variabel yang perlu diganti
Contoh penggunaan
Topik: Gemini untuk mahasiswa Audiens: mahasiswa Indonesia yang baru memakai AI Keyword: AI untuk mahasiswa Tujuan artikel: membantu memilih workflow AI untuk belajar, riset, dan tugas Data SERP: [opsional, tempel ringkasan hasil riset] Internal URL: /artikel/apa-itu-gemini, /tools, /compare
Blueprint artikel berisi intent map, angle, research checklist, content gap, outline H2/H3 dengan fungsi tiap section, internal link plan, elemen visual, dan quality gate.
Tips mendapatkan hasil lebih baik
Prompt adalah titik awal, bukan jaminan jawaban selalu benar. Beri konteks yang cukup, periksa fakta penting, dan jangan langsung memakai hasil AI untuk keputusan berisiko tanpa verifikasi.
FAQ
Apakah prompt ini bisa menggantikan riset SERP?
Tidak. Jika data SERP tidak diberikan, prompt akan menandai kebutuhan riset dan tidak boleh mengklaim melihat hasil pencarian terbaru.
Kenapa tidak langsung meminta AI menulis artikel?
Blueprint membantu memastikan intent, bukti, angle, struktur, dan internal link sudah jelas sebelum waktu dihabiskan untuk menulis draft penuh.